9 Apr 2013

NCVS – NON Convention Vessels Standard


NCVS itu apa siih?? Ini bagian terpenting dalam dunia pelayaran. So buat adik-adik yang baru lulus dari pendidikan dan kurang paham dengan NCVS langsung aja cekidot :
NCVS is not Near Coastal Voyage Ship But Non Convention Vessels Standard.
Berdasarkan Shipping Act No 17 tahun 2008
Kebijaksanaan pemerintah Indonesia dibawah DirjenHubla untuk meningkatkan keselamatan kapal Non Konvensi
Berdasarkan MOU antara RI dan negara sebelah ( Australia ) dalam ITSAP ( Indonesian Transport Safety Assistance Packages)
Tujuan utama NCVS : Meningkatkan keselamatan transpportasi dan perlindungan terhadap lingkungan kerja kelautan di Indonesia, maka diadakan kerjasama antara Direktorat keselamatan Pelayaran dan AMSA Australia untuk peningkatan standar keselamatan di kapal Non Konvensi yang akan secara konsisten dijalankan oleh seluruh insan maritime di Indonesia.
Apa itu AMSA?? (Australian Maritime Safety Authority) -> bisa dilihat di www.amsa.gov.au

Hasil yang diharapkan dari proyek NCVS ini antara lain :

  • Adanya dokumentasi standar kapal Non konvensitentang bangunan kapal, peralatan, appliances, mesin, marka lambung, tonnase, crew dan operasi kapal.
  • Adanya dokumentasi tentang materi training dan jadwalnya untuk crew yang bertanggung jawabpada kapal non kenvensi.

Indikator proyek NCVS berhasil bila :

Penataan yang baik kapal Non Konvensi oleh DitJen Hubla
Pengerjaan / pelaksaan dengan mudah ( Standar kapal Non Konvensi pada kapal baru ataupun kapal yang sudah ada ) dan beberapa point lain yang intinya adalah mudahnya pengawasan, pelaksanaan standar, training di bawah DitJen Hubla.

Target Pelaksanaan NCVS :

  • Kapal penumpang trayek dalam negeri
  • Kapal kargo trayek dalam negeri
  • Kapal cargo dibawah GT 500 tapi Internasional Voyage
  • Kapal kapal yang telah diupgrade, contoh kapal kargo menjadi kapal passenger

Tapi tidak berlaku untuk :

  • Kapal pribadi (yacht)
  • Kapal perang
  • Kapal yang dibangun secara tradisional

20 Mar 2013

Kapal Cargo Eva Sindoro Terbakar


REPUBLIKA.CO.ID, PADEMANGAN  Kapal barang Eva Sindoro terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara Sabtu (16/3).

Petugas jaga Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Sarwanto mengatakan, kebakaran terjadi sejak pukul 08.50 WIB. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. ''Api sudah padam sejak 11.15'', ujarnya, Sabtu (16/3).

Menurut Sarwanto, penyebab kebakaran diduga akibat gesekan palka kiri saat barang dibongkar. Kapal barang itu mengangkut semen dan api soda dan motor










Sumber


15 Mar 2013

Sejarah Double hull pada tanker


TANKER SHIP

KAPAL TANKER


untuk mendistribusikan hasil pengeboran minyak dari bangunan lepas pantai yang jaraknya ratusan mil dari daratan diperlukan sebuah alat transportasi laut. Kapal tanker merupakan alat transportasi yang dispesifikasikan untuk mengangkut muatan minyak, tidak hanya dari tempat pengeboran menuju darat, namun tanker juga digunakan untuk sarana angkut perdagangan minyak antar pelabuhan atau antar negara.  Kapal tanker memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan kapal lainnya.
Kecenderungan dari kapal tanker adalah :
1.            Ukuran besar, khususnya untuk daerah pelayaran antar negara
2.            memiliki coeffisien block yang besar
3.            memiliki daerah paralell middle body yang panjang, hingga lebih dari panjang kapal keseluruhan
4.            lokasi kamar mesin umumnya di belakang, adapun alasan pemilihan kamar mesin di belakang kapal adalah :

  • ruang muat kapal tanker memerlukan kapasitas yang lebih besar
  • safety (keselamatan), yaitu untuk menghindari adanya kebakaran; Berkaitan dengan arah pembuangan gas mesin (asap panas) yang selalu menuju kebelakang. Apabila mesin dan cerobong asap berada di tengah dan di belakangnya terdapat tanki muat minyak, probabilitas terjadinya kebakaran sangat tinggi ketika gas buang melewati atas tangki.
  • sistem bongkar muat lebih sederhana, Mesin di belakang : cukup memerlukan satu sistem pompa dan satu pipeline yang menyeluruh dari tangki muat depan hingga paling belakang. Mesin di tengah : memerlukan 2 set sistem bongkar muat, karena terpisah dengan kamar mesin. 
  • hanya butuh satu sisi oil tight, yaitu yang membatasi ruang muat dan kamar mesin 
  • poros propeller pendek. 
Sedangkan tipe dari kapal tanker dibedakan menjadi :
1.            Crude oil carriers, tanker pengangkut minyak mentah deri tempat pengeboran
2.            Product oil carriers, dibedakan menjadi
                -        Clean Product (minyak putih), contohnya : bensin dan aftur
                -        Dirty Product (minyak hitam), contohnya : aspal dan oli
3.            Lightening vessels dan shuttle vessels, tanker pada daerah terpencil
4.            Coastal tanker, tanker penyusur pantai
5.            tank barges, tangki yang ditarik kapal tunda.

STABILITAS
Stabilitas kapal tanker menjadi pertimbangan tersendiri dalam perencanaannya, salah satu faktor yang mempengaruhi stabilitas kapal tanker adaah adanya permukaan bebas muatan minyak di dalam tanki kapal. Ketika kapal oleng, muatan cair di dalamnya akan ikut bergerak mengikuti arah oleng kapal, hal ini akan berpengaruh buruk apabila perhitungan angka stabilitas tidak tepat. Adapun cara mengatasi/mengurangi pengaruh permukaan minyak terhadap stabilitas adalah sebagai berikut :
  1. Memasang sekat memanjang pada ruang muat. Keberadaan sekat ini akan membantu mengurangi lebar permukaan minyak, berfungsi untuk membatasi pergerakan muatan cair, khususnya permukaannya.  
  2. memasang expansion trunk, merupakan sebuah ruang muat tambahan di atas geladak utama, dengan lebar yang lebih sempit sekitar 1/3 lebar kapal dan berfungsi sebagai pembatas ruang gerak permukaan muatan cair. Biasanya terdapat pada kapal tanker ukuran kecil, tinggi expansion trunk sekitar 1.2 – 1.5 m. ruangan ini di kosongkan sekitar 2% - 3% untuk pemuaian minyak. Secara garis besar fungsi expansion trunk adalah sebagai berikut :
                a.      Menambah volume ruang muat
                b.      mengurangi luas permukaan minyak
                c.      Ekspansi.
Pemasangan sekat memanjang sebenarnya lebih menguntungkan daripada memasang expansion trunk. Kelebihan sekat memanjang antara lain adalah :
1.            konstruksi lebih sederhana, murah dan lebih baik.
2.            sekat memanjang membantu kekuatan memanjang kapal, khususnya di ruang muat.
3.            instalasi pipa lebih sederhana.
Ruangan  akibat sekat memanjang di kedua sisi mendekati lambung di sebut wing tank.

DOUBLE HULL
     Sejarah singkat double skin tanker (hull):
  1. 1926,  Internasinal Maritime Conference di Washington membahas polusi di laut
  2. 1954, Oil Polution Convention (IMCO) mengenai pembatasan ukuran kapal tanker
  3. 1973, International Convention for The Prevension of polution from ship. (MARPOL 73) Memutuskan perlu adanya penambahan devise berupa segregated ballast tank (SBT), yang merupakn cikal bakal munculnya kapal tanker dengan double hull (tanki ballast terpisah). Isi MARPOL 73 adalah :  
  • Tanker ≥ 70000 DWT harus memakai SBT.  
  • Kapasitas SBT harus memenuhi persyaratan yaitu mampu membuat : d (sarat tengah) = 2 + 0.02 Lwl dan Trim belakang kapal = 0.015 Lwl
  1. 1978, IMCO berubah menjadi IMO membahas mengenai Tanker safety and Pullutions Pervention. TSPP 78 mensyaratkan double bottom untuk kapal tanker dengan tinggi 1/15 lebar kapal atau maksimal 2 meter (tetap masih menggunakan SBT). MARPOL 73/78
  2. 1990, OPA – 1990. Tenggelamnya kapal tanker Alycsha dengan bobot mati 30000 DWT (L = 300 m, B = 50 m) pada tanggal 1989 menjadi dasar dibentuknya konferensi OPA di Amerika yang membahas mengenai Oil Pollutions Act, yang mensyaratkan kapal tanker harus memiliki alas ganda. 
  3. IMO membentuk MEPC (Maritime Environment Protection Comitte), menyelenggarakan OPO – 90, peraturan 13 F MARPOL 73/78
  4. Juli 1996, IMO membentuk MEPC menyetujui double hull.
FREEBOARD
Lambung timbul kapal tanker pada umumnya lebih rendah daripada kapal-kapal dagang lainnya seperti general cargo. Hal ini dapat disetujui kelas karena beberapa alasan sebagai berikut :
1.  geladak kapal dapat dijamin kekedapannya   
2.  Permeability kapal tanker lebih besar daripada kapal lain dikarenakan muatannya adalah cairan (μ = 0.95), sedangkan untuk kapal barang μ = 0.65
3.  pembagian tangki lebih banyak
Lambung timbul tanker yang kecil mengakibatkan saratnya (bagian lambung yang tercelup air) yang tinggi. Sehingga berdampak semakin besarnya beban hidrostatik yang harus ditahan lambung. Oleh karena itu konstruksi lambung perlu diperkuat dengan cara memperbesar modulus penumpu dan atau mempertebal pelat kulit.

sumber

10 Feb 2013

@ RSIA Hermina Jatinegara

Jakarta, 10 Februari 2013.
01:55 - Sekitar 30 menit yang lalu Dinul qu memasuki IGD RSIA Hermina Jatinegara.
Tensi : 120/80                    
Suhu : 38
Keluhan : panas tinggi, dingin mengigil bergantian, ngilu persendian dan serasa terbakar, kepala pusing dan panas kayak mau pecah
Diagnosa : indikasi infeksi virus,
Periode: 2-3 hari.                            
Tindakan : diberi panadol                        
Reaksi : Setelah 30 menit, panas turun dan kembali normal
                                                                                                         
Alhamdulillah YaAllah bisa pulang jam 02:55

30 Jan 2013

Dede ku udah - MOVING

Selasa 29 Januari 2013 sesuai referensi dari teman kerjaku diputuskanlah untuk berganti dokter kandungan dari RSIA Evasari ke RSIA Hermina jatinegara. Daftar by phone mendapat giliran no 10 dengan Dr. Binsar Simorangkir [masih opung nya Sammy ga ya?] :D. "Silakan datang jam 7 malam ya Pak" ujar mbak-mbak di balik telpon.

Sepulang kerja sekitar jam 7 kami pun berangkat melewati daerah macet Salemba-Matraman. Pelayanan yang ramah dari bagian pendaftaran membuat kami merasa nyaman. Tiba-tiba mbaknya bertanya: 
Mbak :"Pakai Asuransi atau Pribadi?" 
Saya  : Bedanya apa ya?
Mbak : Tenang Pak tidak ada perbedaan dalam pelayanan koq, kl pakai asuransi akan saya buatkan form nya dulu.

Syukurlah, Maklum agak-agak negatif thinking takutnya senasib dengna kisah PASIEN ASKES. :D

Setelah di data, Dinul ku di cek kondisi badannya dan menunjukkan hal yang normal semua. Alhamdulilla..... Setelah menunggu beberapa jam :D, akhirnya giliran Dinul ku bertemu dengan Dr. BInsar. Logat Batak langsung dapat kami tangkap dari gaya bicara beliau. Setelah curcol ini itu, saatnya kami liat si dede kecil :) di layar monitor USG terlihat dedenya sudah masuk usia 2 bulan full dan mulai "moving". Takjub dan terharu akan kebesaran Allah. Terima kasih ya Allah.. Sehatkanlah kami semua :) Aamiin.

Seneng banget mengetahui semuanya sehat dan normal. Ada beberapa informasi yang kami dapatkan yaitu :

(usia kandungan 1-3 bulan): 
- Anda boleh makan apapun suka-suka 
- Berat badan menurun itu wajar
- semua anggota badan lebih sensitif terhadap alergi (batuk, pegel, demam seperti gejala tifus, siang-sore badan dingin semuanya wajar)
- tidak ada makanan pantangan (duren, air kelapa, pedes, asin, asem) silakan suka-suka.
- Bayi hanya memerlukan ASAM FOLAT yang nota bene susah didapatkan dari makanan sehari-hari (harus dibantu obat)

Barulah setelah usia kandungna mencapai 3 bulan harus dimulai program kehamilan. Berat badan harus naik, makanan darus dijaga, asupan bayi harus diutamakan, alquran sudah harus diperdengarkan ke bayi.

Tiba saatnya menerima kwitansi :
- Biaya konsul dokter : Rp. 168.000 (jauh lebih murah dari Evasari Rp. 300.000)
- Obat mual, alergi (karena dinulku lagi batuk-batuk, asam folat semuanya sekitar Rp. 241.000

Jadi total Rp. 409.000. cukup terjangkau dan itu pun obat-obatan tidak akan diberika setiap kontrol kedepannya. tergantung kondisi Dinul ku.

Ok deh, sampai ketemu di kontrol 2 minggu lagi ya.... 



About

Entri Populer

Blogger templates